
Assalamualaikum, Hari ini saya ingin menceritakan pengalaman saya ketika mengunjungi Clock Tower Museum di Makkah. Pada tanggal 8 Desember 2019 Alhamdulilah, saya dan mama saya diberikan rezeki untuk bisa berkunjung ke tanah suci.
Clock Tower Museum dibuka pada bulan Mei 2019. Pada awalnya saya mengetahui Museum ini dibuka ketika melihat blog Putra suami Dwi Handayani Syah Putri, Kebetulan karena saya mau umroh jadi saya mencari informasi keadaaan disana dengan melihat akun youtube beliau. Karena itu saya berniat ketika saya umroh harus bisa menyempatkan untuk mengunjungi Clock Tower Museum.

Clock Tower Museum berada di tower zamzam, cara masuk ke Clock Tower Museum kita harus masuk ke mall di tower zamzam dulu, tidak jauh dari pintu masuk ada meja receptionist serba hitam elegant tidak sulit dicari untuk membeli tiket museum, harga tiketnya 150 sr yang biasa dan 300 sr yang VIP , saya beli yang biasa saja karena tidak begitu ramai dan tidak perlu lama mengantrinya kalau dirupiahkan 150X4000=600.000 lumayan ya tapi percayalah museum ini sangat worth it dan jika kamu sedang umroh atau haji, sangat disayangkan jika tidak mengunjungi museum ini.
Ada beberapa peraturan yang harus dipatuhi sebelum masuk ke dalam museum yaitu:
- no food and drink
- anak dibawah 7 tahun tidak boleh masuk walaupun bersama orang tua
- harus berpakaian rapi
- No smooking
setelah membeli tiket , kita menuju lift berwana hitam khusus untuk ke Clock Tower Museum dan ke lantai P9. Setelah sampai ada Pemeriksaan tas lalu tas , minuman , makanan dititip ditempat penitipan. Kebetulan pada waktu itu saya ada dompet tas kecil dan diperbolehkan untuk dibawa karena kecil. jadi saya bawa hp, powerbank dan kamera.

Di lantai pertama museum menjelaskan tentang alam semesta, langit, dan galaksi dengan ilustrasi audio yang sudah diterjemahkan dengan banyak bahasa dan ada bahasa indonesia juga.
Lantai kedua mendeskripsikan tentang matahari dan bagaimana bulan dan bumi berputar di sekitarnya.
dan yang di lantai tiga museum menjelaskan bagaimana cara menentukan waktu, dan saya rasa bagian yang paling indah berada di lantai paling atas museum yang menghadap ke Masjidil Haram sehingga kita bisa melihat keindahan kakbah dari atas Masyaallah.



